Poco común · Arquitectura

Wlingi Dam

Dam in East Java, Indonesia

Represa, Java Oriental (1975)

Resumen elaborado a partir de los datos de Wikidata

En el mapa

Ver en OpenStreetMap · © los colaboradores de OpenStreetMap
En Wikipedia

Texto en indonesio Aún no hay artículo en tu idioma: extracto en indonesio.

Bendungan Wlingi atau Bendungan Wlingi Raya adalah sebuah bendungan yang dibangun di Wlingi, Blitar, Jawa Timur terutama untuk membendung lahar Gunung Kelud yang terbawa oleh tiga anak Sungai Brantas, yakni Sungai Lekso, Sungai Jari, dan Sungai Putih. Bendungan ini mulai dibangun pada tahun 1972 dan selesai dibangun pada tahun 1979 dengan biaya sebesar ¥ 18,650 miliar. Bendungan ini kini dikelola oleh Jasa Tirta I. Akibat terjadinya sedimentasi, pada tahun 2013, total kapasitas dari waduk yang terbentuk akibat dibangunnya bendungan ini diperkirakan tinggal 4,8 juta meter kubik, dengan kapasitas aktif sebesar 2 juta meter kubik dan kapasitas nonaktif sebesar 2,8 juta meter kubik. Bendungan ini awalnya dirancang sebagai bagian dari upaya untuk "central load relieving" (mengurangi beban di tengah), yakni membuang pasir yang mengendap di Sungai Brantas ke Samudra Hindia. Namun pada perkembangannya, pembangunan saluran pembuang endapan ke Samudra Hindia akhirnya ditunda, dan digantikan dengan pembangunan Terowongan Neyama 2 di Tulungagung untuk difungsikan sebagai pengendali banjir. Pengerukan pun dilakukan secara rutin untuk membuang endapan yang terbendung oleh bendungan ini. Air yang terbendung oleh bendungan ini dimanfaatkan untuk membangkitkan listrik melalui sebuah PLTA berkapasitas 54 MW. Selain itu, air yang terbendung juga dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian baru seluas sekitar 7.400 hektar. Penggalian pondasi bendungan ini dimulai pada bulan Oktober 1975, dan setahun kemudian, dilanjutkan dengan pembangunan badan bendungan. Pada tanggal 5 Oktober 1977, bendungan ini pun mulai dioperasikan.

Texto: Wikipedia en indonesio, CC BY-SA 4.0. ·

Abrir

Toca para cerrar

Confirmación