Incomum · Personalidades
Bima Prasena
Atleta, Indonésia (1985)
Resumo feito a partir dos dados do Wikidata
Na Wikipédia
Texto em indonésio Ainda não há artigo no teu idioma: trecho em indonésio.
Bima Prasena dikenal sebagai Bima, Bimsdai atau worldlifetravel(lahir 10 Oktober 1985) adalah seorang produser tv, presenter, blogger, travel influencer, content creator, pendaki gunung, penjelajah dan penyelam yang akrab dengan dunia outdoor Indonesia. Kariernya di dunia televisi dimulai dari Kompas TV, dari seorang reporter berita, asisten produksi hingga host program dokumenter mingguan. Ia juga seorang anggota Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung, Wanadri sejak tahun 2004, Bima kemudian terlibat dalam berbagai ekspedisi di dalam dan luar negeri, salah satunya ekspedisi rintisan (pioneering expedition) Ilas Tondoyan di Karst Sangkulirang Mangkalihat, Kalimantan Timur, dalam pemanjatan pertama dinding Batu Tondoyan. Bima Prasena memulai kariernya dengan bekerja di Kompas TV dari tahun 2011 hingga 2015. Beberapa prestasi telah diukir untuk Kompas TV, diantaranya keterlibatan Kompas TV dalam sebuah ekspedisi rintisan bersama Wanadri di tahun 2012 yang menghasilkan 5 episode tayang untuk program Bumi Kita, sebuah program mingguan tentang manusia dan alamnya. Bima bergabung dalam tim ekspedisi Ilas Tondoyan sebagai presenter, kamerawan, pemanjat dan caver. Kemudian, Bima bergabung dalam program mingguan bernama Klik Arbain Diarsipkan 2022-07-24 di Wayback Machine., sebuah program tutor fotografi oleh Arbain Rambey, seorang fotografer senior Indonesia, Bima bergabung sebagai co-host, fotografer dan juga reporter program. Dalam program Klik Arbain, Bima juga sukses membawa program Klik Arbain untuk terlibat dalam ekspedisi rintisan Kompas TV yang kedua, yaitu pemanjatan pertama Ilas Merah di Kalimantan Timur. "...Tebing Tondoyan tahun 2012 oleh angkatan Tapak Rawa-Asoka Rimba, dan Tebing Ilas Merah tahun 2014 oleh Angkatan Elang Kabut-Cantigi." Pada tahun 2013, Bima kembali membawa bendera Kompas TV (untuk pertama kalinya) ke pegunungan Himalaya, untuk meliput pendaki Indonesia yang akan mendaki gunung Everest, yang kemudian, Bima mengibarkan merah putih juga bendera Kompas TV di puncak Lobuche Timur (6119 mdpl) di barisan pegunungan Himalaya, Nepal.
Texto: Wikipédia em indonésio, CC BY-SA 4.0. ·